Nabi Ishak A.S adalah putra Nabi Ibrahim A.S dan Siti Sarah. Beliau lahir sebagai jawaban atas doa panjang kedua orang tuanya yang telah lama menantikan keturunan. Kelahirannya menjadi bukti kekuasaan Allah yang mampu memberi kehidupan meski dalam usia tua.
Beliau dikenal sebagai sosok yang lembut, sabar, dan penuh kasih. Nabi Ishak meneruskan dakwah ayahnya, menyeru umatnya untuk menyembah Allah dan menjauhi kesyirikan. Dari keturunan beliau lahir Nabi Ya’qub A.S, yang kemudian menjadi ayah dari Nabi Yusuf A.S — menandakan keberlanjutan garis kenabian yang penuh berkah.
Kehidupan Nabi Ishak dipenuhi kedamaian dan keberkahan. Beliau menjadi simbol keluarga yang taat, sabar, dan penuh keimanan.
Hikmah dari Kisah Nabi Ishak
- Keajaiban doa: Mengajarkan bahwa doa yang tulus akan dikabulkan oleh Allah meski tampak mustahil.
- Kesabaran dan keimanan: Menunjukkan pentingnya sabar dalam menanti janji Allah.
- Keturunan yang saleh: Menjadi teladan bagi keluarga yang ingin menurunkan generasi beriman.
![]() |
| img: copilot |
